Sabtu, 15 September 2012

peran ibu


”Perempuan” Apa yang terlintas dalam benak kita apabila kita mendengar kata tersebut? Apabila kita memikirkan perempuan pasti terlintas ibu dalam pikiran kita. Ibu yang melahirkan kita, merawat dan membesarkan kita. Tetapi ibu dan perempuan itu sesungguhnya berbeda. Ibu merupakan sebuah peran, sedangkan perempuan adalah manusia. Banyak orang yang tidak sadar akan hal tersebut. Sekarang ini banyak ibu yang melakukan peran-peran sebagai ibu di rumah tetapi dibarengi dengan bekeja di luar sebagai wanita karier. Tapi apakah ibu dapat melakukan semua perannya tersebut dengan baik? Jawabannya adalah iya, ibu dapat melakukan perannya dengan baik dan dengan sukarela meskipun peran tersebut ganda. Ibu dapat melakukan semua tugas tersebut karena didasari oleh rasa cinta. Namun bagaimana dengan perilaku dari ibu yang seharusnya mencintai dan merawat anaknya tersebut malah membunuh atau mengaborsi anak yang belum mereka lahirkan? Apakah aborsi dilegalkan? Banyak tanggapan baik pro dan kontra terhadap pertanyaan seperti itu. Bagi orang yang pro pasti bertanggapan bahwa wanita tersebut pasti memiliki alasan yang kuat sehingga mereka melakukan aborsi, baik dari kesehatan sang ibu, karena mengalami kekerasan seksual, atau mungkin menggunakan alasan demi menjaga nama baik keluarga sehingga aborsi dilegalkan. Namun dalam segi agama manapun aborsi pasti dilarang karena perbuatan dosa yakni sama saja dengan melakukan pembunuhan. Dalam hukum Indonesia, aborsi memang dilarang kecuali memang benar-benar membahayakan nyawa sang ibu. Selain itu hal-hal mengenai aborsi memang sudah dimasukan dalam pasal-pasal hukum di Indonesia.
Dari hal ini kita bisa lihat seberapa besar jasa ibu dan apa bila ibu digaji selayaknya pegawai, itu akan memakan biaya yang sangat amat mahal. Oleh karena itu sayangi dan berterimakasih lah kepada ibu-ibu kita dengan cara membantu meringankan pekerjaan mereka, sehingga ibu kita tetaw awet tidak sakit-sakitan karena harus mengerjakan banyak hal yang sebenarnya kita dapat lakukan sendiri saat ini. Selain itu jangan berbuat hal-hal diluar norma sehingga kita harus memutuskan untuk aborsi, karena bagaimanapun dan dalam segi apapun aborsi adalah perbuatan membunuh dan menyakiti sang janin.  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar